Pusaka Tombak Kundhup Gambir Pamor Ngulsem | Kerejekian

Rp4,880,000.00

Nama Pusaka : Tombak Kundhup Gambir.
Dapur / Bentuk : Kundhup Gambir.
Pamor / Lambang / Filosofi : Ngulit Semongko.
Tangguh / Era Pembuatan / Estimasi : Mataram.
Model Bilah Pusaka : Lurus.
Panjang Bilah-Gonjo Keris : 21 CM
Panjang Seluruh Keris : 32,5 CM
Asal Usul Pusaka : Dari Sang Mpu Wesi Aji Sakti.
Warangka :
Garansi : Pusaka Dijamin Original

Tuah / Khasiat : Memudahlan sang pemilik dalam jalan mencari rejeki, pergaulan dan juga bertuah sebagai pemikat, agar di sukai oleh orang – orang di sekelilingnya, membuaka pintu rejeki selebar – lebarnya. Jika seseorang memiliki koneksi/teman yang banyak dan loyal, maka peluang untuk mendapatkan rejeki akan semakin luas/dari segala penjuru.

Deskripsi

Keistimewaan Pusaka Tombak Khundup Gambir Pamor Ngulsem

Tentang Pamor Pusaka Tombalk Kundhup Gambir

Pamor Ngulit Semongko, atau sering di sebut juga dengan singkatan “Ngulsem” ini adalah salah satu pamor yang memiliki tingkat pembuatan yang mudah karena tidak memerlukan banyak lipatan. Banyak yang mengatakan Motif ini mirip sekali dengan Pamor Wos Wutah. Namun nampak lebih kasar karena memiliki ciri garis – garis yang lebih tebal.

Pamor ini mirip sekali dengan Kulit Semangka, sehingga di sebut pamor Ngulit Semongko yang artinya “Seperti kulit semangka”. Pamor ini adalah jenis pamor tiban. Yaitu, jenis pamor yang tidak direncanakan oleh sang Empu terlebih dahulu saat ingin membuatnya. Selain terdapat pada sebilah Keris, Pamor ini juga sering di jumpai pada Tombak.

Tuah Pamor Ngulsem – Pusaka Tombak Kundhup Gambir

Tombak kundhup gambilPamor ini termasuk kedalam pamor tiban yang paling banyak di jumpai, baik pada bilah keris maupun tombak. Jenis pamor tiban adalah pamor yang muncul tanpa di sengaja, atau tanpa di rencanakan oleh sang empu dalam proses penempaan bilah. Meski demikian, Pamor Ngulit semongko ini banyak di incar para kolektor, karena memiliki tuah yang sangat luar biasa.

Tuah atau Khasiat Pamor ngulit semongko ini adalah memudahlan sang pemilik dalam jalan mencari rejeki, pergaulan dan juga bertuah sebagai pemikat, agar di sukai oleh orang – orang di sekelilingnya, membuaka pintu rejeki selebar – lebarnya. Jika seseorang memiliki koneksi/teman yang banyak dan loyal, maka peluang untuk mendapatkan rejeki akan semakin luas/dari segala penjuru.

Orang Jawa terdahulu juga meyakini motif pamor bergaris – garis adalah ibarat banyak jalan yang bia di tempuh, untuk mencapai segala keinginan dan cita – cita. Hal ini juga menjadikan pesan bagi ang pemilik, agar senantiasa giat dalam berusaha, semangat dan tak pantang ara dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika dalam diri dan hati terdapat keyakinan, maka akan selalu di beri jalan oleh Sang Maha Kuasa.

Pamor Ngulit Semongko tergolong pamor mlumah. Pamor ini tidak pemilih dan cocok dimiliki oleh siapa saja. Terkadang pada sela-sela motif pamor Ngulit Semongko juga terdapat pamor titipan seperti pamor Rojo Gundolo atau pamor Sirat yang menjadikannya bernilai tinggi. Itulah sebabnya walaupun pamor Ngulit Semongko termasuk jenis pamor umum dengan bentuk yang sederhana, tapi jika terdapat pamor titipan yang istimewa kadang-kadang Keris atau Tombak dengan pamor Ngulit Semongko juga bisa bernilai tinggi.

Tentang Dhapur Tombak Pusaka Kundhup Gambir

Tombak kundhup gambilDhapur Kudhup Gambir mempunyai ciri : Menggang ing bongkot, ngadhal metheng, ada-ada, awag gilig, methit (agak renggang di pangkal, bilah seperti kadal yang sedang bunting, memiliki ada-ada, perawakan tebal gilig dan ujungnya tidak terlalu runcing namun tajam). Kudhup = kuncup, Gambir = bunga Gambir. Sesuai namanya bentuk tombak satu ini memang mirip dengan kuncup bunga Gambir.

Di Indonesia gambir pada umumnya digunakan untuk menyirih pinang (nginang, Jawa), yang paling tidak sejak ratusan tahun lalu sudah dikenal masyarakat kepulauan Nusantara, dari Sumatra hingga Papua. Gambir memiliki rasa sedikit pahit, melambangkan kemantapan hati. Makna ini diperoleh dari warna daun gambir yang kekuning-kuningan serta memerlukan suatu pemrosesan tertentu untuk memperoleh sarinya, sebelum bisa dinikmati. Dimaknai bahwa jika mencita-citakan sesuatu, kita harus sabar melakukan proses dengan keteguhan hati untuk mencapainya.

Fakta Menarik Tersembunyi Tentang Pusaka Tombak Kundhup Gambir

Tombak kundhup gambilMeskipun saat terakhir secara fisik dapat digunakan sebagai senjata peperangan, namun tombak Kudhup Gambir lebih banyak disimpan sebagai sipat kandel. Diantara pusaka Keraton Kesultanan Yogyakarta, ada sebuah tombak yang berdhapur Kudhup Gambir. Tombak pusaka itu bernama Kanjeng Kiai Jimat yang dimiliki Sri Sultan Hamengku Buwono I sejak masih menjadi Pangeran di Surakarta.

Tak banyak pusaka keraton kesultanan Yogyakarta yang merupakan cikal bakal atau yang dibawa Sultan HB I. Namun sayang, kisah lain tentang tombak ini tidak banyak diungkap di dalam catatan keraton. Bagaimana Pangeran Mangkubumi menempa diri untuk kemudian jumeneng menjadi Raja di Kasultanan Yogyakarta juga tidak banyak dikisahkan. Namun paling tidak, tombak ini senantiasa mendampingi pangeran mangkubumi salam pengembarannya menempa diri, mengusir penjajahan Belanda dari Bumi Nusantara.

Dan dalam aras budaya jawa, pusaka berupa tombak sebenarnya pernah ditasbihkan dalam kasta yang sangat istimewa. Jika keris sering dikaitkan dengan suksesi atau pergantian tahta. Sejumlah tombak legendaris justru dijadikan simbol perebutan kekuasaan hingga berdirinya sebuah keraton (perpindahan dinasti). Nama-nama besar seperti tombak Kanjeng Kiai Ageng Plered milik Danang Sutawijaya, Kiai Baru Klinthing milik Ki Ageng Mangir, Kanjeng Kiai Rondhan milik Pangeran Diponegoro, dan nama-nama lain, semua itu merupakan nama tombak pusaka yang dianggap memiliki mitos kelebihan tertentu yang sangat hidup dalam ingatan masyarakat jawa.

Tidak hanya itu, Tombak sebagai “pusaka kelembagaan” masih tetap lestari di berbagai daerah. Tengok saja Kabupaten Tulungagung mempunyai Tombak Kanjeng Kiai Upas, Kiai Turun Sih dimiliki oleh Kabupaten Sleman,. Pemkot Yogyakarta memiliki pula Kiai Wijaya Mukti, Kiai Abirawa dimiliki oleh Kabupaten Batang dan lain sebagainya. Tombak-tombak ini hingga kini masih terus dirawat dan dijamas setiap tahunnya.

Note : Untuk Pemaharan bisa Klik Disini, Deskripsi dan Gambar yang lebih detail tentang Pusaka Tombak Kundhup Gambir Ngulit Semangka, Silahkan Menghubungi kami di nomor : 0811 – 2888 – 540 (WA/SMS/TLP).

*Selain Keris Bertuah Keris ini sangat Indah sebagai pusaka koleksi.

14 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini