Keris Sempaner Gonjo Iras Pamor Dwi Warna

Rp48,000,000.00

Nama Pusaka : Sempaner Gonjo Iras
Dapur / Bentuk : Sempaner Gonjo Iras
Pamor / Lambang / Filosofi : Dwi Warna (Adeg Rambut & Pegat Wojo)
Tangguh / Era Pembuatan / Estimasi : Mataram Sultan Agung
Model Bilah Pusaka : Lurus.
Panjang Bilah-Gonjo Keris : 31,9 CM
Panjang Seluruh Keris : 38,6 CM
Asal Usul Pusaka : Dari Sang Mpu Wesi Aji Sakti.
Warangka : Ladrang Solo Kayu Sawo.
Mendak : Kuningan Sepuh Emas.
Garansi : Pusaka Dijamin Original.

Tuah/Khasiatnya : Sebagai Perlindungan menjaga rumah, Penolak Balak bagi pemiliknya,menolak guna-guna/santet, untuk membersihkan rumah yang angker, pengobatan, perlindungan, selalu memiliki pemikiran yang positif, kuat ibadahnya, dan kelimpahan rejeki, dan menambah kewibawaan bagi pemiliknya.

Deskripsi

Keistimewaan Keris Sempaner Mataram – Gonjo Iras

Tentang Pamor Keris Sempaner Mataram Gonjo Iras

Keris Sempaner Mataram Pamor Adeg Rambut, Tampilan keris tak berluk ini, sangat sederhana. Pipih, dan bilahnya tak seberapa tebal. Demikian halnya dengan sor-sorannya. Sedangkan bentuk fisiknya, bagaikan seorang gadis beranjak dewasa. Anggun, tanpa polesan. Ini membuat siapa saja tertarik untuk memilikinya. Adapun pamor yang menempel pada bilahnya, bentuknya garis lurus tak putus-putus yang membujur dari pangkal sampai ke ujung bilah.

Kolektor keris - Keris Sempaner Mataram Gonjo Iras

Pamor Adeg, masuk kategori pamor rekan dan pamilih. Yakni pamor yang bentuknya dirancang terlebih dulu oleh si empu. Sedangkan pusaka yang memiliki pamor hampir sejenis dengan pamor Adeg, adalah pamor Adeg Iras. Hanya bedanya, kalau pamor Adeg Iras, garis lurus yang menempel dari pangkal sampai ke ujung bilah pusaka, bersinggungan dengan bagian ganja pusaka. Dan pada bagian ganja, garis-garis itu seolah-olah menyambung antara satu dengan yang lain sampai pada bagian pesi (bawah) pusaka.

Selain pamor Adeg dan Adeg Iras, pusaka berpamor sama dan diyakini memiliki tuah tak jauh beda, adalah pusaka berpamor Mrambut. Masih soal pamor. Pusaka berpamor Sada Saler, bentuk pamornya tak beda jauh dengan pamor Adeg, Adeg Iras dan Mrambut. Bedanya, bentuk pamor sada saler, yakni satu garis lurus membujur tanpa putus dari pangkal sampai ke ujung bilah.

 

Secara harfiah, nama pamor ini dapat diterjemahkan sebagai lidi sebatang. Sebab, gambaran bentuk pamornya memang menyerupai atau sama persis dengan sebatang lidi. Pamor ini, tergolong tidak pamilih. Bisa cocok dimiliki oleh siapa saja. Bagi yang percaya, pamor Sada Saler ini dianggap mempunyai tuah untuk menambah wibawa.

Tentang Dhapur Keris Sempaner Mataram

Mas Ashraff Sigid menuturkan, Keris dapur Sempaner (Sempana Bener) merupakan salah satu dapur Keris lurus yang banyak ditemukan, mulai dari tangguh sepuh sampai tangguh nom-noman. “Sempaner” merupakan singkatan dari kata “Sempana Bener” yang secara harafiah memiliki arti Mimpi yang benar”.

Keris Sempaner memiliki ricikan: Kembang kacang, Tikel alis, Ri Pandan, ada juga yang memiliki Greneng, Jalen, dan Lambe gajah.

Makna ricikan pada Keris Sempaner:

• Kembang Kacang

Pada jaman dahulu kembang kacang pada ricikan Keris disebut juga tlale (belalai) gajah. Gajah/Ganesha merupakan lambang ilmu pengetahuan yang digambarkan selalu menghirup ilmu pengetahuan yang tiada habisnya dengan belalainya. Sekar kacang/Kembang kacang juga menyimbolkan adanya aktivitas tumbuh dan berkembang, kemudian berbuah.

Jalen merupakan simbol jalannya nafas yang terus menerus.

Lambe gajah merupakan simbol masuknya energi, motivasi dan niat.

Tikel Alis merupakan simbol sifat Manusia yang memiliki sisi baik dan buruk, dan keduanya harus dapat dikendalikan. Dalam menggapai harapan hendaknya dipertimbangkan pada sisi baik dan buruknya.

Greneng berbentuk Ron Dha (huruf Jawa:dha) atau kadang hanya berbentuk sederhana yang disebut Ri Pandan menyimbolkan suasana hati atau perasaan. Dari semua organ tubuh Manusia yang menentukan tingkat derajat Manusia yaitu dada (dha-dha).

Dalam rongga dada itulah terletak hati, bathin, perasaan, atau disebut “rasa”. Jika “rasa” seseorang baik, maka baiklah semua anggota tubuhnya, tapi sebaliknya jika “rasa” menjadi sakit maka sakitlah semua anggota tubuhnya. Rasa berarti merasakan sesuatu itu dalam segala dimensi. Rasa merupakan suatu keadaan yang hendak dicapai dalam diri seseorang terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki “rasa” dengan eksistensi yang berbeda-beda, tergantung pada wawasan, pengetahuan, moral dan spiritual seseorang.

Seseorang yang dapat mencapai rasa yang lebih mendalam dengan sendirinya hidupnya akan berubah dari mulai sikap, pola pikir, dan juga perilakunya. Orang tersebut akan memiliki sikap-sikap lain yang lebih benar, serta yang lebih cocok dengan realitas sebenarnya.

Bersikap Ikhlas Atas Harapan dan Cita – Cita

Kolektor keris - Keris Sempaner MataramSecara umum semua itu melambangkan suatu pencarian dan mengembangkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan secara terus-menerus sampai tingkat tertentu. Hal tersebut merupakan syarat tercapainya cita-cita dan harapan. Mencari pengetahuan harus dilandasi dengan niat, motivasi yang kuat dan juga keberanian. Harapan dan cita-cita harus dipertimbangan dari sisi baik dan buruknya. Namun demikian Manusia harus bisa menerima segala keterbatasannya.

Manusia perlu bersikap rela menerima keadaan (Nrimo ing pandum). Nrimo juga berarti ikhlas menerima segala konsekuensi dan persoalan apapun yang menghampiri kita tanpa keluh kesah. Hal ini bukan berarti apatis, “Nrimo” dalam arti walaupun dalam keadaan kecewa, kesulitan dan kegagalan, tetap harus beraksi secara rasional, tidak boleh ambruk dan tidak menentang secara percuma. “Nrimo” berarti harus bisa menerima apa adanya, tapi tidak hancur karenanya. Sikap “nrimo” memberikan daya tahan untuk menanggung keadaan yang buruk. Bagi seseorang yang memiliki sikap itu maka hidupnya tidak akan pernah hancur.

Makna Mendalam Keris Sempana Mataram

Sempana Bener artinya Sempana Lurus, Dengan kata lain saat dalam berdoa kita harus selalu memohon untuk diberikan “Jalan yang Lurus”. Lurus berarti tidak menyimpang dari jalur yang ditetapkan. Lurus juga berarti tidak berlebihan juga tidak kekurangan atau berada di tengah-tengah.Jika seseorang dalam hidupnya selalu mengusahakan untuk berada di jalan yang lurus berarti orang tersebut akan selalu bertindak jujur dan luhur budinya.

Berlaku jujur, bener lan pener akan menuju batin Manusia yang selaras dengan realitas yang sebenarnya, dan oleh karena itu dengan sendirinya akan memenuhi kewajiban, tugas dan peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Mengembangkan diri pribadi, pengetahuan sesuai dengan bakat dan kemampuan (empan papan) dan tidak memaksakan kehendak/mengendalikan hawa nafsu.

Selain itu, pengembangan diri dengan pengekangan hawa nafsu adalah salah satu cara, karena nafsu akan memperlemah Manusia. Mengendalikan hawa nafsu berarti mengembangkan budi pekerti untuk pencapaian budi pekerti (etika) yang baik umumnya dihalangi dua hal yaitu hawa nafsu dan pamrih.

Nafsu yang terkait dengan pamrih (egoisme) antara lain :

– Nafsu selalu ingin menonjol (nepsu menange dhewe)
– Menganggap diri selalu betul (nepsu benere dhewe)
– Memperhatikan diri sendiri (nepsu butuhe dhewe)

Sikap Dasar Yang Luhur Adalah Kebebasan Tanpa Pamrih

Kolektor keris - Keris Sempaner Mataram Gonjo IrasUjar-ujar jawa mengajarkan “sepi ing pamrih, rame ing gawe”. Sepi ing pamrih berarti melepaskan diri dari kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan masyarakat demi keselarasan kehidupan. Manusia mencapai “sepi ing pamrih” jika tidak lagi merasa gelisah dan prihatin terhadap diri sendiri, semakin bebas dari nafsu ingin memiliki serta mempunyai hati yang tenang.

Rame ing gawe berarti melakukan apa yang dituntut oleh jabatan atau tanggung jawab kita dalam masyarakat atau pekerjaan. Masing-masing menjalankan porsinya sesuai dengan tugas dan kewajiban yang diemban. Setiap orang harus menyadari keterbatasannya, sehingga tumbuh kerelaan untuk membatasi diri pada peran yang telah ditentukan di dunia.

Sempana Bener dalam makna yang lebih dalam merupakan suatu pesan, harapan, cita-cita, dan keinginan yang jika dilandasi dengan suatu pemahaman yang benar maka akan menjadi suatu kenyataan. Pemahaman yang benar itulah yang akan mewujudkan tercapainya harapan dan cita-cita.

Pesan Dari Sang Empu

Dalam hal ini, Keris Sempaner mataram merupakan suatu pesan bahwa untuk menggapai suatu keinginan/cita-cita hendaknya diselaraskan dengan kemampuan atau potensi yang dimiliki, sebagaimana pepatah Jawa “Ojo rumongso biso, ning kudu biso rumongso”.

Mimpi atau sempana/sumpena dipercaya sebagai perlambang akan terjadinya “sesuatu” dimasa yang akan datang atau sering disebut “sasmita”. Namun tidak semua mimpi merupakan perlambang.

Sempana Bener (sempaner) memberikan pesan atau ajaran bagaimana seseorang dapat menggapai mimpinya secara benar. Dalam menggapai mimpi/harapan hendaknya dilandasi dengan laku yang lurus dan benar, khususnya dalam hal etika sehingga akan tumbuh budi luhurnya.

Note :

  1. Untuk Pemaharan, Deskripsi dan Gambar yang lebih detail tentang Keris Sempaner Gonjo Iras Pamor Dwi Warna,Silahkan Menghubungi R.M Ashraff Sigid dinomor : 0811 – 2888 – 540 (WA/SMS/TLP)
  2. Baca Tata Cara Pemaharan Disni!!
  3. Disclaimer, Jaminan Dan Garansi, Disini!!

*Selain Keris Bertuah Keris ini sangat Indah sebagai pusaka koleksi.

Tag :

  • gambar pamor pegat wojo
  • Keris dapur tlale
  • keris pegat wojo
  • keris sempaner kamardikan
  • keris sempaner pajajaran