Posted on

Tanda Keris Berkhodam?? Lihat Dulu Kategori Keris Anda

Tanda Keris Berkhodam – Dalam dunia Tosan Aji terutama Keris, Tentu kita akan sering sekali mendengar istilah Keris Berkhodam, atau pernyataan – pernyataan lain seperti Keris saya kosong karena sudah lama tidak dirawat, Keris saya memiliki Energi yang sangat kuat dan lain sebagainya.

Untuk yang baru terjun dalam dunia Perkerisan hal – hal ini tentu akan sangat membingungkan. Karena jalan orang mendapatkan keris pun beragam, dari mulai memaharkan dari orang lain, pemberian atau warisan atau memperoleh keris dengan cara – cara lain. Tidak jauh berbeda dengan Para pakar Perkerisan, RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris Muda asal Kota Semarang pun menyebutkan, bahwa ada banyak sekali jenis keris yang beredar dimasyarakat. Untuk meneliti isi/Tanda Keris Berkhodam atau tidaknya suatu keris tersebut masih sulit untuk dibuktikan. Beliau menyebutkan ada 4 macam kategori keris yang ada di masyarakat diantaranya:

4 Kategori Keris Yang Beredar Di Masyarakat Nusantara.

Pertama Adalah Kategori Keris Souvenir

Keris yang sengaja dibuat untuk hadiah pada seseorang atau untuk diperdagangkan dalam dunia luas, keris ini biasanya dibuat sederhana atau juga ada yang dibuat indah dan sangat menarik, namun isi atau tuahnya tidak ada. Keris-keris model ini biasa dibuat oleh pengrajin dan bukannya seorang Empu Keris. Dalam sehari seorang pengrajin keris ini dapat membuat 15 sampai 20 buah dan biasa diperjualbelikan sebagai barang Souvenir atau Cinderamata.

Kedua Masuk Dalam Kategori Keris Ageman

Suatu keris yang hanya menonjolkan keindahan bentuk atau model keris tersebut. Keris yang demikian ini tidak ada isinya karena Sang Empu pada saat membuat keris tanpa melakukan tapa brata dan upacara-upacara tertentu. Dalam sehari seorang Empu keris ini dapat membuat 3 sampai 5 buah. Jika dilihat dari sisi Eksoteri atau Fisik, Keris Ageman jauh lebih Bagus hasil garapnya.

Ketiga adalah Kategori Keris Tayuhan

Sebuah keris yang dibuat oleh seorang Empu melalui upacara-upacara khusus, biasanya pada jaman dahulu ada seseorang yang memesan Keris pada seorang Empu untuk suatu keperluan, untuk kewibawaan, memudahkan dapat rejeki atau juga untuk penolak bala. Kemudian sang Empu membuat keris sesuai keinginan dari pemesannya dan tentu saja keris tersebut memiliki tuah atau isi sesuai keinginan dari sang empu. Biasanya Keris model ini sederhana tapi ada juga yang dibuat indah dan menarik. Dalam setahun seorang Empu keris dapat membuat 1 atau 5 buah.

Kategori Ke-4, atau yang terakhir adalah Keris Pusaka

Sebuah keris yang dibuat oleh seorang Empu keris yang memiliki ciri – ciri indah dan memiliki tayuhan. Tentu saja pada saat pembuatan melakukan upacara-upacara khusus agar keris tersebut bertuah. Dalam setahun seorang Empu keris dapat membuat 1 atau 2 buah saja.

“Keris yang berisi tayuhan itu pasti memiliki daya tersendiri bagi yang melihat atau memilikinya, daya isi bisa berupa perwujudan keris itu tampak wingit, galak, demes atau memiliki prabawa tersendiri sedang keris yang tidak berisi pasti tampak biasa tidak ada rasa atau sesuatu dalam perasaan kita”. Tutur RM. Ashraff Sigid


Orang Lain Juga Membaca:


Keris yang dulunya dibuat sebagai keris Tayuhan atau keris pusaka kekuatannya tidak dapat hilang, dikarenakan bahan-bahan yang dipakainya saja sudah mengandung tuah. Besinya dicari besi pilihan yang bertuah, pamornya juga demikian sehingga isi dari keris tersebut tidak akan hilang selama perwujudannya masih ada.

Secara Logika dapat disamakan dengan besi Magnet, jenis besi ini memang memiliki kekuatan untuk dapat menarik besi, kekuatannya tidak bakal hilang selama unsur-unsur magnetnya masih ada demikian juga Keris, selama unsur besi, Baja dan Pamor masih melekat kekuatan alaminya tidak bakal hilang. Hanya para empu yang mengetahui kekuatan atau daya apa yang terkandung dalam bahan-bahan keris tersebut.

Jika ada orang yang dapat mengambil isi keris sebenarnya hanya daya postipnotis (daya saran) yang dilekatkan empu saja yang diambilnya, sedang daya alami dari bahan keris akan tetap ada secara alami.

Nah, Dari penjelasan diatas maka Anda akan mendapatkan pengetahuan awal sebelum mencari tahu tanda keris berkhodam. Terlebih untuk keris yang Anda miliki. Disamping membaca Artikel ini, RM. Ashraff Sigid sangat terbuka untuk konsultasi dan menjawab pertanyaan – pertanyaan Anda.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Mengenal Filosofi Tuah Keris, Pamor dan Perlambangnya

Filosofi tuah keris

Mengenal Filosofi Tuah Keris, Pamor dan Perlambangnya – Banyak penggemar keris yang mengaitkan nama dan motif pamor dengan khasiat Kegunaan tuah keris atau tombaknya. Untuk mengetahui sebuah keris atau tombak itu baik atau tidak tuahnya, orang lebih dahulu akan mengamati jenis motif pamornya. Begitu pula jika orang ingin tahu apa tuah atau manfaat keris itu, yang pertama kali dilihat adalah pamornya. Itulah sebabnya, mengapa di kalangan pengge-mar keris timbul istilah ‘mem-baca pamor’. Mereka menganggap bahwa tuah keris dapat dibaca dari pamornya.

Menurut RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris Indonesia, Anggapan itu tidak bisa disalahkan. Sebab, seandainya pamor itu termasuk jenis pamor tiban. Gambaran yang muncul dianggap sebagai pratanda dari Tuhan mengenai isi dan tuah keris itu. Jadi, motif atau pola yang tergambar pada pamor itu dianggap sebagai petunjuk untuk memperkirakan balk buruknya keris itu. Sekaligus juga memperkirakan tuah apa yang terkandung di dalamnya. Kalau motif pamor itu tergolong pamor rekan, pamor itu direka oleh sang empu sedemikian rupa se-hingga bentuk gambarannya sesuai dengan niat empu, yang dirupakan dalam doa atau mantera yang diucap-kannya.

Misalnya, jika sang empu menginginkan keris buatannya mempermudah si pemilik untuk mencari rezeki, is akan membuat pamor Udan Mas, Pancuran Mas, Tumpuk, atau Mrutu Sewu. Tetapi jika si empu ingin agar keris buatannya bisa menambah kewibawaan pemiliknya, empu itu akan membuat keris dengan pamor Naga Rangsang, Ri Wader, Raja Abala Raja, dan yang sejenis dengan itu. Gambaran motif pamor adalah perlambang ha-rapan sang empu, sekaligus juga harapan si pemilik keris, kira-kira sama halnya dengan gambaran rajah penolak bala. Atau mungkin serupa pula dengan gam-baran Patkwa yang oleh masyarakat keturunan Cina dipercayai memiliki tuah sebagai penolak bala.

Perlambangan Bentuk Pamor, Pola Dan Benda di Belahan Dunia Lain.

Mungkin mirip juga dengan kepercayaan sebagian orang Eropa. Yang menganggap bentuk ornamen ladam kuda (sepatu kuda) sebagai bentuk yang dianggap bisa me-ngusir setan dan roh jahat. Dalam budaya Jawa, mungkin juga dibilang bu-daya Indonesia, bentuk-bentuk tertentu membawa per-lambang maksud dan harapan tertentu pula. Bentuk bulatan lingkaran, garis lengkung, atau gambaran yang memberikan kesan lumer, kental, tidak kaku. Melambangkan kadonyan atau kemakmuran du-niawi, kekayaan, rejeki, keberuntungan, pangkat, dan yang semacam dengan itu. Bentuk gambaran garis yang menyudut, segi, pa-tahan, seperti segi tiga, segi empat, dan yang serupa dengan itu. Dianggap sebagai lambang harapan akan ketahanan atau daya tangkal terhadap godaan, gang-guan, serangan, baik secara fisik maupun nonfisik.

Jika gambaran itu dirupakan dalam bentuk pamor, itu melambangkan harapan akan kesaktian dan kadigdayan. Bentuk garis lurus yang membuitir atau melintang, atau diagonal, dipercaya sebagai lambang harapan akan kemampuan untuk mengatasi atau menangkal segala sesuatu yang tidak diharapkan. Pamor serupa itu di-anggap dapat diharapkan kegunaannya untuk menolak bala, menangkal guna-guna dan gangguan makhluk halus, menghindarkan bahaya angin ribut dan badai, terhindar dari gangguan binatang buas dan binatang berbisa. Misalnya, pamor Adeg. Karena itulah, seorang empu sebenamya juga bisa dibilang seniman yang memahami bahaya perlambang, dan menggunakan gambaran pamor sebagai media komunikasi.


Artikel Menarik Lainnya:


Sekian pembahasan kita kali ini, mengenai Mengenal Filosofi Tuah Keris, Pamor dan Perlambangnya. Semoga video ini bisa memperluas wawasan Anda dalam dunia Perkerisan.Anda juga bisa mengunjungi www.kolektorkeris.com untuk mendapatkan Pusaka ageman yang tepat dari RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris Indonesia

Loading

Posted on

Keris Jangkung | Piandel Untuk Mencapai Setiap Harapan Manusia

KERIS JANGKUNG – Dalam membabar sebuah keris pusaka, tentunya Sang empu tidak sembarangan. Sikap berhati hati dan melakukannya dengan sempurna ini juga berlaku dalam pembuatan Keris Luk, dalam artikel saat ini adalah Keris Luk 3 atau “Keris Jangkung”. Tidak hanya sampai disana, Setiap detail dari sebuah pusaka pun memiliki Arti dan maknanya masing – masing.

keris jangkungArti Keris Jangkung dikatakan memiliki makna Perlindungan dan Pengayoman. Makna lain, dengan meminjam istilah Sugeng SW (KR-Jogja), Keris berlekuk tiga atau Jangkung memiliki makna bahwa manusia diharapkan Jinangkung Jinampangan dari Tuhan SWT. Dengan demikian, keris berlekuk tiga ini menggambarkan harapan agar keinginan manusia bisa tercapai. Orang Jawa menamakannya Jangkung, keinginannya agar senantiasa dijangkung, dipenuhi Yang Maha Kuasa. Tetapi manusia juga harus memberikan perlindungan.

Konon, pada awal pemerintahannya, Sultan Agung Hanyokrokusumo beberapa kali memesan keris dapur Jangkung, dengan harapan dan keinginan untuk menunjukkan tekadnya dalam memberikan pengayoman dan perlindungan kepada warga masyarakat Mataram masa itu. Juga pernah tercatat pada tahun 1984 dan 1985 Sri Sultan Hamengku Buwono IX pernah memesan dua bilah keris, salah satunya dapur Jangkung Mengku Negoro kepada mPu Djeno Harumbrojo. Tetapi sayangnya beliau keburu wafat sebelum keris selesai dibuat.

Makna Yang Lebih Mendalam Tentang Keris Luk Tiga atau Keris Jangkung

keris jangkungDalam hal ini, Keris Luk 3 Dapur Jangkung bisa kita jadikan sebagai pengingat atas tugas kita (manusia) sebagai Pemimpin (Khalifah) di dunia. Dengan demikian, tugas untuk memberikan pengayoman dan perlindungan kepada seluruh makhluk Tuhan YME berada pada pundak manusia sebagai pemimpin di dunia.

Tetapi yang kerap muncul adalah bahwa manusia terlalu mendominasi atas segala kehidupan alam semesta, terutama di bumi. Seakan manusia ini adalah pelaku utama yang berdiri sendiri. Fokus utama perhatian khalayak hanya ada pada diri dan kebutuhan manusia itu sendiri tanpa mempertimbangkan bahwa dunia dan alam semesta ini sesungguhnya adalah sebuah jalinan kehidupan antar makhluk yang saling terkait dan mempengaruhi antara satu dengan lainnya. Disini menunjukkan bahwa fungsi Manusia sebagai Pengayom atau Pelindung telah bergeser menjadi Fungsi sebagai Penguasa. Fungsi dari Pengaturan berubah menjadi Pemilik.

Kita sesungguhnya telah paham bahwa Tanah, Air, Udara, Tumbuhan dan Hewan Serta segala yang ada di alam raya ini merupakan Makhluk Tuhan. Tetapi karena adanya pergeseran fungsi Manusia dari Pengayom menjadi Penguasa, menyebabkan segala yang ada di alam ini hanya digunakan sebagai pemuas kebutuhan nafsu manusia belaka tanpa mempertimbangkan keseimbangan dan keberlangsungan hidup makhluk yang lain.

Maka tak ayal lagi, yang terjadi adalah ketimpangan kehidupan alam semesta dimana manusia telah mendominasi atas alam semesta. Dan karena tidak mampu menjaga keseimbangan hidup alam semesta, maka yang terjadi adalah munculnya berbagai bencana, dari mulai banjir, tanah longsor, gempa, lumpur panas yang meluap, sampai pada kerusuhan sosial dan politik.


Orang Lain Juga Membaca:


Keseimbangan Hidup Sangatlah Penting

Jadi marilah kita bersama-sama terus mengabarkan dan berjuang untuk kebaikan, demi terjaganya keseimbangan alam. Ini merupakan fungsi kita (manusia) sebagai Pengayom dan Penjaga bagi kehidupan di dunia, bukan merasa sebagai Pemilik. Karena sesungguhnya semua yang ada di Alam Raya ini adalah milik dan menjadi Kekuasaan Tuhan YMK.

Dan memang, disinilah salah satu manfaat Keris sebagai Pusaka atau Piyandel. Yaitu sebagai salah satu Filosofi Hidup. Dimana kita bisa belajar banyak dari pengalaman masa lalu, walaupun kita tidak hidup dimasa lalu.

Tentu banyak Sumber dan pemahaman yang berbeda terkait Pusaka. Untuk Itu Saya RM. Ashraff Sigid sangat senang, Jika para pembaca mau berbabagi dan berkonsultasi dengan saya secara langsung melalui Chat Whatsapp. Bertambah Saudara dan Wawasan.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Filosofi Dapur Mahesa Lajer Dan Pesan Bijak Sang Empu

Filosofi Dapur Mahesa Lajer

Filosofi Dapur Mahesa Lajer Dan Pesan Bijak Sang Empu – Dapur keris yang juga di sebut Kebo lajer ini nampaknya menjadi sebuah Keris Pusaka yang banyak dicari oleh banyak kolektor Keris. Sebuah Pusaka yang membawa harapan besar dari sang Empu kepada si pemilik, agar mampu mengaplikasikan sikap layaknya Seekor Kerbau Jantan yang giat bekerja di jalan kesucian guna menghidupi semua anggota keluargannya.

Selain harapan yang besar, tersemat pula doa yang mulia pada Sebilha Kebo Lajer ini. Yakni Doa untuk menolak wabah penyakit Seperti sekarang ini, yang semakin meluas di seluruh penjuru dunia. Dan juga Sebuah doa dimanan diharapkan nantinya si pemegang Pusaka ini Mampu menjadi sosok yang Arif dan disakralkan.

Asal Mula Dapur Mahesa Lajer Tercipta

Terdapat beberapa ricikan pada Keris Kebo/Mahesa Lajer, antara lain: Kembang kacang, Jalen, Lambe gajah (seringkali lebih dari satu, kadang juga tidak ada), Blumbangan.

Sebagaimana dalam kepercayaan ummat hindu atau kejawen, kerbau merupakan hewan suci yang erat kaitannya dengan dewa Nandini, (tunggangan Dewa Shiwa). Dimana kerbau Nandini memiliki watak bijak, berani, pemberi dan sangat setia pada bendoronya.

Karena, kepercayaan ini sudah ada sejak jaman lampau, keris Kebo sering di miliki oleh para pengreh praja seperti, lurah, bupati, raja, bahkan golongan resi dll. Mereka percaya keris Dhapur Kebo Lajer bertuah untuk mengamankan dan mensucikan daerah kekuasaanya dari serangan hama tanaman, mengangkat drajat dan wibawa serta menghalau wabah dari berbagai penyakit.

Hal ini terbukti dari adanya Pusaka milik Keraton Yang Berdapur Mahesa Lajer atau Kebo Lajer yaitu, Kanjeng Kiai Ageng Mahesa Nular yang merupakan pusaka persembahan dari Kiai Mandureja kepada Nyai Mas Ageng Danureja I, isteri Sri Sultan Hamengku Buwono IV. Konon, keris tersebut sengaja dihadiahkan sebagai penambah kharisma Kasultanan beserta seluruh keravatnya di mata manca nagari.

Nama KEBO atau MAHESA sendiri, pada masa lampau, banyak dipakai oleh segenap Kesatria yang mana, di pundaknyalah beban tegaknya pilar sebuah Negara. Dari fakta tersebut gelar KEBO atau MAHESA adalah satu nama yang cukup di hormati kedudukannya.


Baca Juga: Keistimewaan Keris Pusaka Kebo Kantong Era Pajajaran


Kesakralan Hewan Kerbau atau Mahesa Terjaga

Hewan KERBAU atau MAHESA, sebenarnya Cukup dihormati. Bahkan hingga saat ini jika kirab suro-an di keraton solo pun Kerbau Kyai Slametlah. Yang menjadi Cucuk lampahnya atau penjaga ujung tombak.

Beberapa kali ditemukan koleksi pusaka Berdapur Kebo atau Mahesa Lajer warisan milik seorang petinggi negara. Ternyata merupakan Pusaka Utama yang diwariskan oleh leluhurnya. Setelah ditelusuri silsilahnya ternyata, sebagian dari mereka masih memiliki Garis keturunan dari darah biru hingga seorang RAJA.

Sebagian pecinta keris lain, mengatakan tuah Kebo Lajer diperuntukkan sebagai menambah atau memperkuat untuk. Membantu penghidupan petani, menyuburkan tanaman, penambah wibawa bahkan pesugihan. Menolak wabah penyakit ternak sehingga ternak dapat berkembang dengan baik serta memberikan haasil yang berlipat, tentu dengan kehendak sang pencipta.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Daya Magis Keris : Pusaka Mempengaruhi Sikap dan Kepercayaan Diri Pemiliknya

daya magis keris

Daya Magis Keris – Sedikit sekali informasi faktual yang diperoleh lewat karya-karya mengenai keris pusaka. Dalam berbagai literatur yang ada daya magis keris hanya lewat begitu saja. Dalam karya-karya literatur yang ada tidak banyak ditemukan pernyataan – pernyataan yang jelas mengenai keberadaan daya magis keris pusaka. Para penulis hanya berkutat pada sejarah dan cerita-cerita mistis saja tanpa mengungkap lebih dalam hal-hal yang justru bersifat esensial mengenai daya magis keris pusaka.

Contoh hal yang esensial misalnya bagaimanakah sebilah keris pusaka mampu mempengaruhi sikap dan tindakan pengagemnya atau pengaruh-pengaruh apa saja yang dapat ditimbulkan oleh daya magis sebilah keris pusaka. Keris pusaka atau tombak pusaka yang merupakan pusaka unggulan itu keampuhannya bukan saja karena dibuat dari unsur besi baja, besi, nikel, tetapi juga dicampur dengan unsur batu meteorid yang jatuh dari angkasa sehingga kokoh kuat.

Cara pembuatannya juga disertai dengan iringan doa kepada Sang Maha Pencipta Alam (Tuhan) dengan suatu upaya spiritual oleh Sang Mpu, sehingga kekuatan spiritual Sang Maha Pencipta Alam itu pun dipercaya terinduksi ke dalam bilah keris pusaka tersebut. Keris pusaka itu dipercaya mengandung tuah yang dapat mempengaruhi baik si pengagem pusaka itu sendiri maupun orang-orang disekitarnya.

Daya Magis Keris : Pusaka Mempengaruhi Sikap dan Kepercayaan Diri Pemiliknya

Sebagai contoh, seringkali ada dugaan bahwa usaha dagang seorang pengagem keris pusaka berhasil karena pengaruh daya magis keris pusakanya membuat atau mempengaruhi orang-orang yang berhubungan dengan usahanya. Dalam masyarakat pun banyak dikenal banyak pamor keris untuk kerejekian, misalnya Pamor Udan Mas

Keris yang dipakai untuk kelengkapan busana pengantin pria khas Jawa sangat menarik hati. Keris itu dihiasi dengan untaian bunga mawar dan melati yang dikalungkan pada hulu batang keris. Ternyata itu bukan hanya sekedar hiasan, melainkan mengandung makna untuk mengingatkan orang agar jangan memiliki watak beringas, emosional, pemarah, adigang-adigung-adiguna, sewenang-wenang dan mau menangnya sendiri seperti watak Arya Penangsang.

Kaitannya dengan Arya Penangsang ialah saat ia berperang melawan Danang Sutawijaya, karena Penangsang pemarah, emosional, tidak bisa menahan diri. Perutnya tertusuk tombak Kyai Plered yang dihujamkan oleh Sutawijaya. Usus keluar dari perutnya yang robek.

Dalam keadaan ingin balas dendam dengan penuh kemarahan Penangsang yang sudah kesakitan itu mengalungkan ususnya ke hulu keris di pinggangnya. Ia terus menyerang musuhnya. Pada suatu saat Penangsang akan menusuk lawannya dengan keris Kyai Setan Kober di bagian pinggang. Begitu keris dihunus, ususnya terputus oleh mata keris pusakanya. Arya Penangsang mati dalam perang dahsyat yang menelan banyak korban.

cara memelet pria melalui nama

Tosan aji atau senjata pusaka seperti tombak, keris dan lain-lain itu bisa menimbulkan rasa keberanian yang luar biasa kepada pemilik atau pembawanya. Orang menyebut itu sebagai piandel, penambah kepercayaan diri.

Untuk mendapatkan Keris Pusaka Sepuh dan bertuah. Sesuai dengan manfaat yang akan menunjang kehidupan Anda dalam hal Kewibawaan, Kerejekian,Asmara dan Rumah Tangga. Silahkan Klik ikon Beranda disitus ini, Atau dengan Mengklik www.kolektorkeris.com. 

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Nilai Luhur Di Balik Pamor Wos Wutah Tiban

pamor wos wutah

Nilai Luhur Di Balik Pamor Wos Wutah Tiban – Pamor Keris adalah segurat motif atau gambar yang terdapat pada bilah Keris yang dihasilkan dari campuran beberapa logam mirip besi, baja dan nikel, atau ada juga yang memakai kerikil meteor sebagai materi Pamornya.

Keris Panimbal - pamor keris yang paling dicariBerbagai jenis logam yang berbeda tersebut kemudian ditempa menjadi sebilah Keris sehingga terbentuklah lapisan-lapisan logam yang berbeda warna dikala diwarangi, alasannya yaitu nikel dan kerikil meteor tidak terpengaruh oleh reaksi kimia yang terjadi dari proses pewarangan yang menciptakan besi dan baja menjadi berwarna hitam.

Untuk memperindah wujud dari sebilah Keris, Pamor juga diyakini sebagai gambaran atau perlambang dari tuah Keris itu sendiri.

Selain itu, ada dua jenis Pamor yaitu Pamor tiban dan Pamor rekan. Pamor tiban merupakan Pamor yang terbentuk secara alami tanpa rekayasa dari Sang Empu dan bentuknya biasanya lebih sederhana.

Pamor rekan yaitu Pamor yang bentuknya telah dirancang atau direkayasa terlebih dulu oleh Sang Empu sehingga bentuk Pamor rekan biasanya lebih indah dan artistik.

Dari nama Pamor sendiri biasanya diadaptasi dengan bentuknya yang mirip sesuatu, baik itu benda, tumbuhan, binatang, atau mahluk tertentu yang kemudian bentuk-bentuk pamor tersebut juga dihubungkan dengan khasiat atau tuah dari Keris tersebut.

Filosofi Pamor Wos Wutah

Kolektor keris - Keris Panimbal3Nama Pamor Keris jumlahnya sangat banyak, salah satunya yaitu Pamor Beras Wutah atau Wos Wutah yang merupakan salah satu jenis Pamor tiban.

Pamor Beras Wutah atau Pamor Wos Wutah artinya beras tumpah yang mewakili ungkapan “Gemah ripah loh jinawi” (tenteram, makmur, dengan kekayan alam yang berlimpah).

Pada jaman dahulu, kemakmuran ditandai dengan hasil panen yang berlimpah, hal itulah yang kemudian mengilhami para Empu untuk memberi nama Beras Wutah atau Wos Wutah pada Pamor Keris buatannya.

Untuk pamor Beras Wutah atau Wos Wutah merupakan salah satu jenis Pamor yang paling banyak dibentuk. Sehingga menjadi salah satu jenis Pamor yang paling banyak dijumpai terdapat pada sebilah Keris.

Secara fisik bentuk Pamor Beras Wutah atau Wos Wutah menyerupai motif butiran beras tumpah. Dan merupakan pamor tiban yang terbentuk dari proses penempaan yang dilakukan oleh Sang Empu.

Kemudian secara spiritual, dalam proses pembuatan sebilah Keris Sang Empu akan melaksanakan ritual khusus atau tirakat. Yang pada dasarnya yaitu sebuah bentuk permohonan atau do’a kepada Yang Maha Kuasa. Serta menyerahkan hasil dari tempaannya dalam bentuk pamor kepada kehendak Tuhan secara ikhlas.

Dinilai dari filosofi, Beras Wutah atau Wos Wutah menggambarkan keinginan dan keinginan dari Empu pembuat Keris. Sehingga Beras Wutah sering dihubungkan dengan keinginan untuk mendapat hasil panen yang melimpah, atau kehidupan yang lebih makmur. Dan pada jaman kini Beras Wutah atau Wos Wutah berarti melambangkan rejeki dan penghasilan yang melimpah ruah.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

 

 

Artikel Menarik Lainnya: 

Loading

Posted on

Sertifikat Keris: Haruskah?? | Cari Tau Apa Saja Manfaatnya.

Sebagai seorang Kolektor dan konsultan Tosan Aji, Saya selalu menyarankan untuk Mensertifikatkan Pusaka yang dimiliki oleh klien – klein saya. Entah Pusaka tersebut sebelumnya sudah klien saya miliki atau pusaka yang klien maharkan dari saya secara langsung.

Sertifikat keris pusaka pada dasarnya adalah sebuah surat yang di keluarkan oleh sebuah instansi berbadan hukum, yang sah dan memiliki kewenangan atas penangguhan sebuah pusaka yang akan disertifikasikan. Dalam surat sertifikat ini, nantinya akan berisi semua informasi yang ada dalam sebilah keris. Mulai dari Dhapur(bentuk Keris), Corak/motif(pamor), Tangguh(abad), Warangka(wadah), maupun tuah dan yoni yang terkandung dalam sebilah pusaka.

Dalam dunia perkerisan penangguhan sebuah pusaka, memang tidaklah valid hingga 100%. Melainkan hanya mencapai tingkat kecocokan 80%. Namun Sertifikat keris ini menjadi sangat penting, karena menjadi identitas sebuah pusaka, dan menandakan bahwa keris pusaka tersebut adalah benar – benar pusaka yang sepuh/tua.

Manfaat Lain Sertifikat Keris Pusaka

Selain sedikit manfaat yang telah saya sebutkan di atas, tentu masih banyak manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari sebuah surat sertifikat resmi. Tidak hanya sebatas mudahnya mengetahui informasi keris dan juga keaslian pusaka. Namun Anda akan mendapatkan sebuah manfaat dari segi Ekonomi yang jauh lebih meningkat. Meskipun kebanyakan orang segi ekonomi ini hanyalah sebagai bonus, karena telah sekian lama dan  sepenuh hati merawat Pusaka miliknya. Lalu Apa saja manfaat lain memiliki sertifikat keris pusaka ini:

  • Harga keris pusaka meningkat.
  • Sebagai Sarana Edukasi (Tuah atau Kegunaan).
  • Jaminan Keasilian Pusaka (Autentikasi).
  • Mengantisipasi Kerusakan Keris.
  • Mengantisipasi Perbedaan Pendapat Penangguhan.
  • Membukukan Koleksi Pribadi.
  • Kebanggaan dan Apresiasi Kepada Pusaka.
  • Terkesan Istimewa dan Mewah.
  • Bukti Kepemilikan Pusaka.
  • Menjamin Usia Sepuh Sebuah Pusaka
  • Informasi Yang tertulis dengan Jelas dan Valid

Dimana Bisa Mendapatkan Sertifikat Keris Ini, Secara Resmi.

Ada banyak lembaga dan instansi yang telah di berikan sebuah kewenangan secara resmi, untuk menangguh sebuah keris Pusaka. Salah satunya PTAI, sebuah perkumpulan Pecinta Tosan Aji, yang saya bangun dan kelola sejak bulan April tahun 2019. Berdasarkan Surat keputusan menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No : AHU-0004464.AH.01.07. TAHUN 2019.

Sertifikat Keris PUsaka PTAI

Info Lebih Lanjut Mengenai Legalitas PTAI. KLIK!!!

Sertifikasi Oleh PTAI

Salah satu misi Saya (RM. Ashraff Sigid) membangun sebuah perkumpulan adalah melestarikan budaya Nusantara terutama Tosan Aji. Mengajak Masyarakat untuk lebih mencintai peninggalan leluhur yang amat sangat berharga. Dalam hati saya merasa resah, karena masih banyak orang yang dengan santainya menghancurkan, membuang, dan menelantarkan Pusaka yang dijaga dan diwariskan oleh para leluhur dengan alasan yang disama ratakan. Oleh karena itulah sosialisai tentang Apa itu Tosan aji, Manfaat pusaka dan Seni budaya yang terkandung didalamnya menjadi satu poin yang sangat penting, terkhusus bagi Saya Pribadi.

Berangkat dari poin – poin diatas, saya beranggapan bahwa sertifiasi keris pusaka ini sangatlah penting. Terutama dalam memupuk rasa bangga dan rasa memiliki budaya terutama keris pusaka di hati dan benak Masyarakat Indonesia.

Bagi Anda yang kebetulan menyimak Artikel ini dan ingin mensertifikatkan pusaka, bisa menghubngi nomor kontak yang ada atau ketuk banner di bawah ini.

sertifikat keris

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

 

Loading

Posted on Leave a comment

3 Cara Praktis Olah Rasa Kebatinan | RM. Ashraff Sigid

olah rasa kebatinan

Olah Rasa Kebatinan merupakan sebuah ilmu yang wajib Anda kuasai ketika Anda ingin merasakan khodam atau energi di dalam pusaka yang saat ini Anda koleksi. Ada banyak klien yang datang dan bertanya kepada saya, “Kang Sigid Apakah dalam Pusaka Saya ini ada Khodamnya, Dan Bagaimana Cara Merasakan Khodam Tersebut?”.

Jika kita tarik garis lurus Ilmu olah rasa kebatinan adalah sebuah ilmu yang mendasari hal yang bersifat spiritual dan metafisik. Dengan mengasah rasa dan batin Anda, dan Anda sudah terbiasa dengan aktifitas yang Anda lakukan dalam hal ini adalah latihan. Maka Anda akan menjadi lebih peka dengan hal – hal yang berbau gaib.

Tidak hanya melihat hal – hal gaib, yang secara struktur masih dalam tingkat dasar. Ketika kepekaan Anda telah terbuka, Anda juga akan mampu melihat benda dan makhluk lain yang terpengaruh energi negatif atau positif, mengobati suatu penyakit non-medis, dan merasakan Energi Khodam dan Aura dari Keris yang Anda koleksi saat ini.

Secara umum unsur kebatinan hadir pada semua aspek kehidupan manusia, tidak hanya dalam hal keilmuan, tetapi juga dalam semua aspek kehidupan manusia, termasuk di dalam pekerjaan-pekerjaan teknis di jaman modern ini, tetapi istilah kebatinan sendiri seringkali secara dangkal dikonotasikan sebagai kegiatan klenik. Namun di luar itu memang ada orang-orang tertentu yang secara khusus mempelajari keilmuan kebatinan, bukan hanya pada aspek yang bersifat umum, tetapi juga secara khusus dan mendalam mengenai keilmuan kebatinan itu sendiri.

Dasar – Dasar Yang Harus Dipahami Dalam Olah Rasa Kebatinan

Penghayatanolah rasa dan olah sugesti adalah dasar-dasar dalam keilmuan kebatinan dan dpiritual, selalu ada dalam semua laku yang bersifat kebatinan dan spiritual yang itu harus lebih dulu bisa dikuasai oleh para pelakunya sebelum menapak ke tingkatan yang lebih tinggi.

Karena itu jika para pembaca ingin mempelajari dan menjalani suatu laku yang bersifat kebatinan dan spiritual, poin-poin di atas harus lebih dulu dimengerti dan harus diterapkan dalam laku-lakunya supaya laku-lakunya itu lebih bisa diharapkan keberhasilannya dibanding jika poin-poin itu belum dikuasai. Pemahaman anda atas tujuan lakunya akan menuntun laku anda ke arah tujuan yang benar, tidak mengambang mengawang-awang tak tentu arah, dan dalam proses lakunya, selain ketekunan anda, kualitas penghayatan dan penjiwaan anda akan sangat membedakan hasil dan prestasi yang mampu anda raih dibandingkan orang lain yang sama-sama melakukan aktivitas yang sama.

Dalam laku mempelajari olah rasa biasanya orang melakukannya dengan cara yang mirip dengan olah batin, yaitu banyak menyepi / tirakat, puasa, laku prihatin, meditasi, membaca amalan-amalan, dsb, bahkan sampai bertirakat di tempat-tempat yang wingit dan angker. Dalam kehidupan jaman sekarang cara-cara tersebut tidak praktis untuk dilakukan.

Cara praktis yang bisa anda lakukan tanpa perlu banyak mengganggu aktivitas anda sehari-hari sbb :

  • Menyepi

Pengertian menyepi ini bukan berarti anda harus pergi menyepi ke tempat-tempat sepi di gunung, di tempat-tempat angker, dsb. Cukup anda luangkan waktu untuk berdiam diri, di rumah, di kantor atau dimanapun anda berada, untuk merasakan suasana batin anda. Lebih baik bila dilakukan di tempat terbuka pada malam hari. Biarkan ide dan ilham mengalir dalam pikiran anda. Perhatikan, mungkin akan ada ide-ide tertentu atau jawaban-jawaban dari masalah anda yang tidak terpikirkan sebelumnya (secara sederhana laku ini mirip seperti orang melamun / merenung).

Menyepi ini juga bisa anda lakukan di tempat yang ramai. Artinya anda belajar menemukan suasana sepi (hening) di dalam keramaian tanpa harus pergi keluar dari keramaian. Tujuan dari menyepi ini adalah untuk membiasakan diri menciptakan suasana hening di dalam rasa dan pikiran. Untuk belajar mengendorkan pikiran dan perasaan, dan belajar memisahkan pikiran dengan perasaan. Sebagai dasar untuk peka rasa dan batin dan untuk memperhatikan munculnya ide / ilham, dsb, yang mengalir dari batin anda sendiri. Dan untuk belajar tidak terbawa suasana untuk bisa mengendalikan diri (mengendalikan emosi, pikiran dan perasaan).

  • Peka Suasana Batin

Belajar peka terhadap bisikan-bisikan hati dan nurani, firasat, dsb. Jangan mengabaikan bisikan hati dan firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan ber-ilusi. Peka terhadap ilham yang mengalir di dalam pikiran dan rasa. Kalau bisa, carilah sumbernya darimana ilham itu berasal.

Cara ini bermanfaat untuk “Mendengarkan” mengalirnya ide dan ilham yang dapat bermanfaat untuk membantu pemecahan masalah-masalah yang sedang anda hadapi. Atau informasi tentang kondisi keluarga anda, dsb, yang sebelumnya anda tidak tahu atau sebelumnya tidak terpikirkan.

  • Peka Suasana Alam

Belajar peka terhadap suasana alam di manapun anda berada. Cobalah sesekali pergi ke tempat yang wingit atau angker, bisa juga di pasar atau mall. Di tempat itu berdiam dirilah sejenak. Rasakan suasana kegaiban di tempat tersebut. Bila merasakan keberadaan sesuatu roh halus atau energi gaib, dengan getaran rasa di dada atau dengan merasakan getarannya di telapak tangan. Cobalah tentukan dimana posisinya berada. Kalau bisa coba rasakan / bayangkan seperti apa sosok wujudnya.


Note: Cara-cara di atas berguna untuk melatih kepekaan rasa dan ketajaman insting / naluri.


Artikel Menarik Lainnya: Keris Bethok Brojol Pamor Keleng (Keris Tindih)


Bila anda sudah dapat merasakan suasana alam di suatu tempat. Mungkin anda juga akan dapat merasakan bila ada sesuatu yang mengancam, dimana pun anda berada. Misalnya ada mahluk halus atau binatang berbahaya, atau ada orang jahat yang sedang mengincar anda, dsb. Akan menambah kebijaksanaan anda untuk bersikap hati-hati tidak sembrono di tempat-tempat yang “Sensitif” dan rawan bahaya. Atau anda juga akan dapat merasakan sesuatu kejadian yang akan terjadi di suatu tempat. Misalnya di rumah anda, mungkin anda akan bisa merasakan bila akan ada anggota keluarga yang akan mengalami musibah, akan ada kebakaran, dsb). Wallahu ‘alam.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

 

Loading

Posted on

9 Istilah Pamor Keris Yang Saat ini Sudah Jarang Di Ketahui

istilah pamor keris

9 Istilah Pamor Keris Berdasarkan Penampakan Dan Rabaan Yang Saat ini Sudah Jarang Di KetahuiBanyak orang yang berburu pusaka lantaran pamor keris atau corak dari bilah pusaka itu sendiri. Sebagian besar para pengkoleksi keris memang cenderung memperhatikan pamor ketimbang jenis dhapur sebuah pusaka. Mereka meyakini bahwa tuah pusaka terkuat adalah dari bentuk dan juga jenis pamor.

Sudut pandang orang dalam menghormati sebuah pusaka adalah berbeda – beda. Ada yang dari segi Energinya, Khodamnya, Seni Tempanya dan masih banyak lagi alasan, kenapa seseorang sangat senang mengkoleksi pusaka.

Dalam buku-buku lama mengenai keris sering dijumpai berbagai istilah untuk menggambarkan keadaan dan penampilan Pamor Keris. Bahasa Jawanya: Wujud semuning pamor.

Lalu apa sajakah istilah – istilah untuk menggambarkan sebuah pamor pusaka yang sudah jarang diketahui orang diluaran sana. Istilah-istilah ini pada umumnya kurang begitu dikenal orang yang hidup pada masa kini, di antaranya adalah:

Istilah Pamor Keris Mrambut

Pamor Mrambut merupakan istilah penilaian pamor melalui kesan rabaan (grayangan—Jawa), yaitu pamor yang jika diraba dengan ujung jari rasanya seperti meraba rambut. Munculnya pamor semacam itu pada permukaan bilah keris bagaikan susunan helaian rambut, atau seperti serat-serat yang halus dan lembut.

Istilah Pamor Keris Ngawat

Pamor Ngawat juga berkaitan dengan kesan rabaan seperti di atas, tetapi rasa rabaannya tidak sehalus pramor yang mrambut, melainkan seolah-olah seperi rabaan jajaran kawat yang lembut.

Istilah Pamor Keris Nggajih

Pamor nggajih merupakan istilah penilaian pamor melalui kesan penglihatan, yakni pamor yang tampak seperti lemak beku menempel di permukaan bilah keris Keris atau tosan aji yang pamornya nggajih biasanya adalah keris yang bermutu rendah atau yang sering disebut keris rucahan. Keris semacam itu jika dijentik (dithinthing—Jawa.) biasanya tidak berdenting.

Istilah Pamor Keris Mbugisan

Pamor mbugisan adalah istilah penilaian pamor keris melalui kesan penglihatan dan rabaan. Permukaan bilah keris yang pamornya tergolong mbugisan raba-annya halus, sedangkan gradasi berbedaan warna antara besinya yang hitam dan pamornya yang putih keperakkan tidak nyata terlihat, tidak kontras.

Istilah Pamor Keris Nyanak

Pamor nyanak, adalah istilah untuk pamor Sanak atau pamor peson, merupakan istilah penilaian pamor menurut kesan penglihatan dan rabaan. Alur-alur poly gambaran pamor ini tidak jelas, tidak kontras, tetapi rabaannya sangat terasa, agak kasar. Keris berpamor sanak biasanya dibuat dari bahan pamor yang berupa mineral besi yang didapat dari daerah lain. Jika dijentik, keris dengan pamor sanak tidak berdenting nyaring.

Istilah Pamor Keris Kelem

Pamor yang kelem yang penampilannya cukup jelas, cukup kontras, tetapi sedemikian rupa sehingga seolah yang terlihat ini hanya sebagian kecil dari keseluruhan pamor. Seolah sebagian terbesar dari pamor itu `tengelam’ di dalam badan bilah. Pamor yang kelem itu jika diraba akan terasa honer atau halus dan lembut.

Istilah Pamor Keris Kemambang

Pamor yang kemambang adalah kebalikan dari pamor yang kelem. Pamor keris ini memberi kesan seolah bagian pamor yang tertanam di badan bilah hanya se-dikit saja. Jika diraba, pamor kemambang juga memberikan kesan lumer dan halus.

Istilah Pamor Keris Ngintip

Pamor yang ngintip adalah istilah penamaan pamor yang sangat kasar perabaannya, malahan kadang-kadang di beberapa bagian terasa tajam. Pamor yang ngintip ini bisa terjadi karena dua sebab. Pertama si empu boros atau dermawan (loma—Jawa.) terhadap bahan pamor yang digunakannya, sehingga jumlah bahan pamor yang digunakan berlebihan Bisa juga terjah karena ketidaksengajaan, yakni untuk memberikan kesan wingit pada keris itu. Sebab yang kedua adalah si empu menggunakan bahan pamor bermutu tinggi, tetapi besi yang digunakan mutunya kurang baik, sehingga besi itu cepat aus. Sewaktu besinya sudah aus, sedangkan pamor tidak, maka pamor keris itu akan `muncur di permukaan bilah secara berlebihan.

Istilah Pamor Keris Mubyar

Pamor yang mubyar yakni pamor yang tampak cerah, cemerlang, dan kontras dengan warna besinya. Walaupun warnanya kontras, namun jika diraba akan terasa lumer, halus.


Baca Juga: 


Selain istilah-istilah di atas, untuk menilai corak pusaka orang juga mengamati kondisi tertanamnya pamor pada badan bilah pusaka atau tosan aji lainnya. Menurut istilah Jawa, kondisi itu disebut tancebing atau tumancebing pamor.

Tancebing atau kondisi tertancapnya pamor pada badan bilah ada dua macam, yakni parades (pandhes), yang tertanamnya pamor seolah dalam dan kokoh dan kumambang, yaitu yang seolah-olah mengambang atau mengapung di permukaan bilah.

Nah, itulah yang bisa saya sampaikan mengenai Pamor Keris Berdasarkan Penampakan Dan Rabaan Yang Saat ini Sudah Jarang Di Ketahui Oleh Orang. Selain  membaca artikel ini, Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan RM. Ashraff Sigid KOLEKTOR KERIS terkait Tosan Aji atau Pusaka melalui Whatsap di nomor 08112888540 atu klik ikon kunsultasi dibawah ini. Salam Rahayu

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

11 Tuah Keris Pusaka Yang Menjadi Perburuan Hingga Manca Negara

tuah keris pusaka

Ragam Tuah Keris Pusaka – Berikut adalah Tuah Pusaka yang banyak menjadi buruan para pecinta dan kolektor keris, yang tidak hanya di Indonesia saja, melainkan manca negara. Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel yang beberapa waktu lalu saya sudah saya terbitkan yakni mengenai Tuah Utama atau Inti. yang  memang sudah sejak awal sengaja disematkan seorang Empu kedalam Pusaka Ciptaannya. Entah Tuah yang diharapkan oleh si pemesan pusaka atau karena hal lain. Anda bisa simak Artikelnya di sini. Klik Saja!!

Nah, lalu apakah ada tuah lainnya yang menjadi pendamping atau, pengembangan tuah keris pusaka yang ada. Sehingga mampu bertahan, bahhakn masih di percayai adanya oleh orang dijaman modern seperti sekarang ini. Apa sajakah tuah keris pusaka tersebut:

Tuah Keselamatan

Secara umum pada jaman sekarang ini, tuah keselamatan inilah yang masih bisa diberikan sebilah Keris kepada pemiliknya, yaitu untuk menjaga keselamatan pemiliknya dari serangan/gangguan secara ghaib atau dari niat jahat orang-orang yang berniat mencelakainya. Contoh Keris yang memiliki tuah keselamatan adalah Keris Nogo Siluman.

Tuah Kesaktian Atau Perlindungan

Keris yang memiliki tuah kesaktian, selain berguna untuk menjaga keselamatan si pemilik dari serangan/gangguan ghaib juga dapat memberikan kesaktian atau kekuatan supranatural untuk melindungi diri dari serangan lawan, baik secara ghaib atau secara fisik, atau untuk menembus benteng pertahanan ghaib lawan yang memiliki kekuatan supranatural atau ilmu kebal.

Tuah kesaktian Keris tersebut dapat digunakan untuk menyerang langsung secara fisik maupun secara ghaib. Penggunaan kekuatan ghaib pada sebilah Keris hanya bisa dilakukan oleh orang yang mengetahui kunci pembuka kekuatan Keris tersebut atau orang yang mengerti tentang ilmu ghaib. Contoh Keris yang memiliki tuah untuk Kesaktian adalah Keris Singo Barong.

Tuah Keris Pusaka Untuk Kekuasaan

Keris yang memiliki tuah kekuasaan biasanya juga memiliki tuah untuk kewibawaan. Tuah ini berguna untuk menaikkan derajat pemiliknya sehingga dapat mencapai derajat/pangkat yang tinggi. Serta mengamankan posisinya dari persaingan dan menjaga wibawanya di mata atasan maupun bawahan. Contoh Keris yang memiliki tuah untuk Kekuasaan adalah Keris Nogo Sosro.

Tuah Keris Pusaka Untuk Kewibawaan

Keris bertuah kewibawaan berfungsi untuk menjaga wibawa pemiliknya di mata atasan maupun bawahan dan di mata orang-orang disekitarnya. Tuah ini juga berguna untuk menjauhkan pemiliknya dari fitnah yang akan menjatuhkan martabatnya. Contoh Keris yang memiliki tuah Kewibawaan adalah Keris Sengkelat Kinatah Emas dan Keris Sepang Kinatah Emas.

Tuah Keris Pusaka Untuk Penundukan

Tuah ini berguna untuk menundukkan lawan bicara. Sehingga semua perkataan pemilik Keris tersebut akan didengar dan tidak akan dibantah oleh orang yang menjadi lawan bicaranya dan semua permintaan atau perintahnya akan dituruti. Karena orang yang diperintah tersebut sudah tunduk terpengaruh tuah dari Keris tersebut. Contoh Keris bertuah penundukan adalah Keris Carubuk.

Tuah Pambungkem (Pembungkam)

Tuah ini sebenarnya adalah turunan dari Keris bertuah penundukkan dan kewibawaan. Walaupun tuahnya adalah turunan dari tuah penundukkan dan kewibawaan. Keris yang memberikan tuah ini tidak lagi memberikan tuah untuk penundukkan ataupun kewibawaan. Tetapi lebih condong memberikan tuah yang lebih ekstrim lagi,.. Yaitu membungkam mulut lawan bicara atau membuat lawan bicara menjadi seolah-olah lupa akan apa yang akan di ucapkannya.

Tuah ini sangat berguna saat pemilik Keris sedang mengalami tuntutan atau dakwaan (terjerat kasus hukum/utang piutang). Tuah dari Keris pambungkem akan membuat orang-orang yang menuntutnya atau menagihnya. Akan menjadi lebih banyak diam atau lupa akan apa yang akan dituntutnya. Sehingga pemilik Keris tersebut akan terbebas dari tuntutan.

Keris-keris yang bertuah untuk kewibawaan, penundukkan atau pambungkem. Sangat cocok dimiliki oleh para pejabat, pengacara dan hakim yang sering berdebat (adu argumen). Ciri-ciri Keris pambungkem biasanya kembang kacangnya menempel pada gandhiknya. Contoh Keris bertuah pambungkem adalah Keris Sempono Bungkem.

Tuah Kerejekian

Keris untuk kerejekian biasanya juga memiliki tuah untuk kesuburan dan penglarisan (kerejekian umum) dan dapat dimiliki oleh siapa saja (tidak pemilih). Contoh Keris yang memiliki tuah Kerejekian adalah Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas.

Tuah Kesuburan/Kemakmuran

Keris yang bertuah untuk kesuburan dan kemakmuran lebih cocok dimiliki oleh orang yang memiliki sumber penghasilan dari pertanian dan peternakan. Keris ini akan membantu memberikan aura yang baik untuk kesuburan tanah dan ternak. Serta menjauhkan tanaman dari serangan hama dan menjauhkan binatang ternak dari penyakit. Contoh Keris yang memiliki tuah kesuburan dan kemakmuran adalahKeris Kebo Kantong.


Artikel Menarik Lainnya:


Tuah Keris Pusaka Untuk Penglarisan

Keris yang bertuah penglarisan lebih cocok dimiliki oleh orang yang memiliki sumber pendapatan dari perdagangan.

Tuah Keris ini akan membuat orang-orang senang dengan pemiliknya. Senang datang ke tempat usahanya dan senang untuk melakukan transaksi bisnis pemilik Keris tersebut. Contoh Keris yang memiliki tuah penglarisan adalah Keris Suratman Ketip.

Tuah Keris Pusaka Untuk Pengasihan

Keris yang memiliki tuah pengasihan cocok dimiliki oleh siapa saja (tidak pemilih). Terutama para pedagang, karyawan dan pegawai yang penghasilannya berasal dari gaji/upah.

Keris ini akan memancarkan aura pengasihan. Sehingga pemilik Keris ini akan dikasihi oleh orang lain di sekitarnya, oleh atasan ataupun bawahannya. Contoh Keris bertuah pengasihan adalah Keris Jaran Goyang Dan Pusaka Semar Mesem Pijetan.

Tuah Keris Pusaka Untuk Karisma

Keris yang memiliki tuah untuk karisma juga cocok dimiliki oleh siapa saja (tidak pemilih). Keris ini akan memancarkan aura wibawa dan karisma. Sehingga pemiliknya akan dihormati dan dikasihi oleh orang-orang disekitarnya, oleh atasan maupun bawahannya. Contoh Keris yang memiliki tuah untuk karisma adalah Keris Parung Sari.

Itulah sekilas tentang tuah keris pusaka yang banyak di buru oleh kolektor keris di Nusantara bahkan manca Negara. Sungguh luar biasa Pusaka Warisan nusantara, Sudah sewajarnya kita sebagai generasi muda untuk menjaga warisan Adiluhung ini.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Yoni Utama Pusaka | Tuah Pada Sebilah Pusaka

tuah pada sebilah keris

Tuah Pada Sebilah Pusaka – Yoni pusaka atau Orang awam sering menyebutkan sebagai khodam pusaka adalah sebuah manifestasi energi yang terlahir dari serangkaian lelaku, mantra dan doa – doa yang ditujukan kepada Sang Maha Pencipta. Serangkaian ritual ini dilakukan oleh Sang Empu untuk terkabulnya suatu maksud yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh sang pemilik Keris Pusaka, sebagai wasillah untuk menunjang kehidupannya.

Konon katanya Mantra dan doa yang dipanjatkan oleh Sang Empu ini disimpan di dalam setiap lipatan logam bahan pemnuatan Keris pusaka yang sedang dalam proses penciptaan. Banyak yang meyakini, bahwa semakin banyak tempa lipat suatu pusaka, maka tuah keris pusaka akan semakin ampuh dan kuat. Secara fisik keris dengan tempa lipat yang sangat banyak akan menjadi sebuah maha karya yang Kuat, ulet dan tidak mudah patah. Secara isoteri/spiritual berarti semakin banyak doa dan mantra yang terkandung didalamnya.

Tuah Pada Sebilah Pusaka: Yang Utama dan Karakteristiknya

Secara garis besar Tuah keris pusaka ini lah yang paling banyak dipesan oleh orang orang jaman dahulu. Tuah keris pusaka yang menjadi tuah utama keris yang beredar di Nusantara saat ini ialah Keris yang bertuah kesaktian, Kewibawaan, dan Tuah Kerejekian.

Seiring perkembangan jaman keris yang telah turun temurun diwariskan atau berpindah tangan dengan cara tertentu. Tuah keris Pusaka ini pun menyesuaikan kepadada pemiik barunya.  Dengan kata lain, kemungkinan besar Tuah keris sudah tidak lagi sama, ketika dimiliki oleh orang yang pertama menerima keris langsung dari sang empu pembuatnya.

Perubahan tuah utama ini bisa disebabkan oleh kondisi dan karakter sang pemilik saat ini, tidak lagi sama dengan karakter keris yang ia miliki. Fungsinya tidak lagi sama dengan tujuan awal keris tersebut di buat. Namun, bisa saja tuah yang lainnya yang cenderung lebih kuat, karena tuah tersebutlah yang cenderung cocok dengan karakteristik pemilik keris saat ini. Dalam Artikel ini Saya juga akan membahas bagaimana cara untuk merasakan energi/khodam/yoni sebuah keris pusaka.

Tuah Keris Pusaka Yang Utama Tetap Ada, Di Tambah Tuah Pelengkap Lainnya

Bahwasanya awal Keris pusaka ini dibuat adalah disesuaikan dengan Weton, Karakter, Profesi, dan Tujuannya. Jadi kemungkinan perbedaan karakter keris dengan karakter Anda sebagai pemiliki saat ini tetap ada. Namun prbedaan ini bisa diatasi, meskipun Tuah utamanya tidak lagi maksimal bisa Anda Rasakan. Itulah penuturan dari RM. Ashraff Sigid Seorang Kolektor Keris Kenamaan dari Kota Semarang.

Beliau Juga Menambahkan, Tuah Pusaka Keris yang utama ini sebenarnya masih ada dan tersimpan didalam Pusaka tersebut. Namun dikarenakan karakteristiknya yang berbeda dan tingkat penyatuan kebatinan tidak lagi benar – benar dapat selaras, maka Tuah ini seakan meredup. Langkah yang Saya sarankan untuk Anda bisa merasakan Tuah tersebut adalah dengan Menayuh keris Pusaka yang Anda miliki.

Saya tidak menjamin tuah pada sebilah pusaka yang Anda miliki akan berfungsi maksimal 100%. Namun dengan Cara Menayuh Keris Pusaka yang benar, maka Anda akan mendapatkan sebuah petunjuk atau flash back sejarah. Sehingga Anda bisa memahami keris pusaka milik Anda dan mendapatkan manfaatnya.


Artikel Menarik Lainnya:


Nah itulah sedikit wawasan terkait Tuah utama yang melekat dalam sebilah pusaka. Untuk tuah atau manfaat yang lebih mendetail, akan kita bahas di Episode selanjutnya ya..

Untuk mendapatkan Keris Pusaka Sepuh dan bertuah. Sesuai dengan manfaat yang akan menunjang kehidupan Anda dalam hal Kewibawaan, Kerejekian, Asmara dan Rumah Tangga. Silahkan Klik ikon Beranda disitus ini, Atau dengan Mengklik www.kolektorkeris.com.

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading

Posted on

Keris Dalam Pandangan Jawa | Magis, Mitis dan Mistis

keris dalam pandangan jawa

Keris Dalam Pandangan Jawa – Makna filosofis keris sebagai symbol pengantin pria adalah maknanya sebagai pandangan dunia. Kesakralan keris dalam wahana perkawinan yang berdimensi spiritual-keilahian memberitahukan mistisisme keris, bukan lagi magisme.

Terlebih dahulu, sebelum dielaborasi keris dalam pandangan dunia Jawa, ada baiknya disinggung pula perbedaan antara magisme dan mistisisme, antara sifat magis dan sifat mistis. Hal ini penting berhubung dengan salahkaprah di masyarakat yang tampaknya banyak terjadi. Salah-kaprah itu adalah tidak dikenalnya perbedaan tajam, atau pemakaian kosakata yang saling dipertukarkan antara “mistis” dengan “mitis/mitos”.

Kalau disebut magis dan magisme, hal itu berarti bahwa konteksnya adalah mitis, berasal kata mitis (myth). Sedangkan apabila disebut mistis (dengan “s” di tengah) asal katanya adalah mistik (mystique). Apabila demikian maka menjadi jelas bahwa mitos dan mistik itu memang sangat berbeda. Mitos atau myth adalah:

Pertama:

“An ancient story that is based on popular beliefs or that explains

natural or historical events.”

Kedua:

“A widely belief but false story or idea”.

(Oleh: Longman)

Dalam konteks kebudayaan manusia dikenal adanya tiga tahapan, yakni: Tahap Mitis, Tahap substansialistik dan Tahap fungsional (van Peursen, 1977).

Tahap mitis ini adalah tahapan sejarah budaya paling lama dan paling tua berhubung dengan ciri kepurbaannya, yang kadang-kadang secara sepihak disebut dengan tahapan primitif.

Masyarakat purba itu mempunyai asas kepercayaan ketuhanan animisme- dinamisme dengan unsur kekeramatan pada zat- zat fisik seperti lautan, sungai, danau, gunung, jurang, pohonpohon besar yang dalam kepercayaan keagamaan tertentu diikuti aksi meletakkan sesajen di dekat benda atau wujud yang dikeramatkan tersebut. Mantra, tabu dan ritual merupakan aksi sandingan yang melekat ke dalam jagat mitos.

Peran Adanya Mitos Dikalangan Masyarakat

Van Peursen menjelaskan bahwa jagat mitos mempunyai tiga fungsi pokok, yakni;

  • Menyadarkan adanya kekuatan ajaib atau alam gaib.
  • Memberi semacam jaminan kekinian, dan
  • Memberi pengetahuan tentang dunia. Mirip fungsi ilmu dan filsafat bagi jagat modern.

Berlandaskan pada fungsi- fungsi tersebut, keris dalam rangka pandangan dunia Jawa bukan hanya mewujudkan mistisisme dalam ciri mistik, melainkan sekaligus memenuhkan ke tiga fungsi mitos itu.

Keris dikeramatkan, menjadi dipersepsi secara gaib semisal pada jamasan pusaka setiap tanggal 1 Sura tahun Jawa. Paling tidak, dalam kerangka fungsi pertama mitos itu sering disaksikan unsur keajaiban dalam keris seperti bilah keris yang bisa berdiri di atas meja dengan posisi terbalik (sisi runcing di bawah, gagang keris di atas).

Dalam fungsi ke dua, jaminan masa kini, pemilik keris khususnya keris pusaka secara psikologis merasakan ketentaraman hidup. Dalam fungsinya yang ke tiga, yakni aspek kepengetahuannya, keris ternyata memberikan “kawruh kejawaan” khas yang bersifat, baik filosofis maupun gnosis (pengetahuan keilahian).

Adapun yang disebut magis adalah kelanjutan dari mitos. Yakni jenis mitos negatif, misalnya sihir, jengges, tenung dan santet. Minimal sifat magis ini merupakan pengkultusan lagi dari sesuatu mitos.

Jadi, jika mitos melekat di dalamnya ciri pemberhalaan, dalam magis pemberhalaan itu dikuadratkan sehingga bisa melahirkan sifat dan watak negatif.

Sedangkan mistik atau mystique adalah: “a special quality that makes person or thing seem myaterious and different, esp. causing admiration”.

Adapun mistisisme adalah: “the attempt to gain, or practice of gaining, a knowledge or real/ truth and union with God by prayer and meditation”. (Longman).

Keris Sebagai Gambaran Manunggal dengan Tuhan

Arti mistisisme dalam rumusan yang terakhir inilah yang melingkupi bahasan keris dalam pandangan dunia Jawa yang lazim dikenal dengan frasa “Manunggaling kawula Gusti.” Sering juga disebut dengan “Jumbuhing kawula Gusti,” atau “Pamoring kawula Gusti.” Mistisisme identik dengan tasawuf dan sufisme dalam Islam, sebagaimana dijelaskan oleh Harun Nasution, bahwa:

“Tasawuf atau sufisme sebagaimana halnya dengan mistisisme di luar agama Islam, mempunyai tujuan memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Tuhan. lntisari mistisisme termasuk di dalamnya sufisme, ialah kesadaran akan adanya komunikasi dan dialog antara ruh dengan Tuhan, dengan mengasingkan diri dan berkontemplasi”.

Kesadaran berada dekat Tuhan itu dapat mengambil bentuk ijtihad, bersatu dengan Tuhan.” (Simuh, 2003: 25).

Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka.

RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual

Loading